TERBARU: Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuh Istri dan Anaknya. Pelaku Belum Normal Tak Mau Bicara

0
310
AKBP WELLY DJATMOKO, SIK, M.Si ( FOTO ;Adi Sagaria)

 

 

SANGATTA,Liputankutim.com Online, – Kapolres Kutai Timur AKBP Welly Djatmoko memberikan informasi terbaru kasus AH, pemunuh istri dan anaknya di Perdau Desa Sepaso Barat Kecamatan Bengalon

 

Ditemui diruang kerjanya, Selasa, 15/6 pagi, Kapolres AKBP Welly Djatmoko didampingi Kasat Reskrim AKP Abd Rauf, SH, SIK, M.H menegaskan perkembangannya hari ini, sejak kemarin, pelaku sudah sadar tapi belum normal

 

“Sudah sadar tapi belum normal, sejak kemarin sudah bisa makan, namun dibantu oleh tahanan lainnya. Sampai hari ini belum bisa diajak komunikasi dan itu yang membuat polisi masih kesulitan meminta keterangan”kata Kaporles kepada Media Online Liputankutim.com

 

Kapolres AKBP Welly Djatmoko menambahkan, untuk sementara keluarga pelaku belum diizinkan karena masih menerapkan protokol kesehatan ( Prokes) Covid-19.

 

“Semua tahanan belum boleh dijenguk termasuk keluarga AH tidak boleh”ujarnya

 

Jadi lanjut Kapolres, rencana polisi jika dalam dua hari ini pelaku belum bisa dimintai keterangan, maka akan dibawah ke rumah sakit jiwa untuk tes apakah dia ada mengalami gangguan jiwa atau bagaimana

 

“Kita lihat dalam dua hari kedepan, jika belum bisa komunikasi maka tersangka dikirim ke rumah sakit jiwa. Tapi jika dua hari ini bisa komunikasi akan dilakukan pemeriksaan disini”ujarnya

 

Pantauan Media Online Liputankutim.com Selasa pagi, melalui kamera pemantau yang dijaga ketat aparat itu, tersangka AH ditempatkan seorang diri diruang khusus, agar tidak melakukan hal-hal tidak baik kepada tahanan lain.

Didalam ruangan tahanan, nampak pelaku menggunakan baju kaos warna biru garis-garis putih dan celana selutut warna hitam dengan posisi berdiri kadang jongkok (liku1/)