Kelompok Pengajian Warga RT 37 Teluk Lingga, Beri Bantuan Kakak Beradik Penderita Sakit Lumpuh

0
239
Yulis ( jilbab coklat) didampingi Sumirah (jilbab biru) perwakilan Kelompok Pengajian RT 37 Teluk Lingga memberikan bantuan kepada Ridho Abdillah didampingi ibunya (jilbab hijau) dirumahnya, Sabtu,12/07/2019 (Foto: Adi Sagaria)

Liputankutim.com, Sangatta –  Kakak beradik Syamsu Rizal dan Ridho Abdilla warga Rt 10 Gang Riang Sangatta Utara, yang menderita Infeksi Selaput Otak menyebabkan keduanya tidak bisa berdiri alias lumpuh total selama lebih dari sepuluh tahun. Kini mulai mendapat simpati warga pembaca liputankutim.com

Sebuah Kelompok pengajian warga RT 37 Kelurahan Teluk Lingga, diwakili dua orang masing-masing Yulis dan Sumirah berkunjung ke rumah yang terletak di RT 10 Gang Riang Jalan P Diponegoro, Sangatta Utara, Sabtu,12/07/2019 pukul 11.30 Wita.

Menurut Yulis kedatangannya kesini untuk mewakili warga RT 37 Teluk Lingga dalam rangka untuk melihat langsung kondisi yang dialami Syamsu dan Ridho sekaligus untuk memberikan bantuan melalui program Indahnya berbagi RT 37.

“Program Indahnya Berbagi RT 37 Teluk Lingga setiap minggu mengadakan pengajian dan iuran iuran bulan.  Dana yang dikumpulkan kemudian kami sumbangkan untuk masyarakat yang membutuhkan, seperti panti asuhan, tetangga yang membutuhkan dan janda-janda yang benar-benar membutuhkan”kata Yulis didampingi Sumirah.

Alhamdulillah sekarang ini yang memberikan sumbangan kepada Program Indahnya Berbagi ini, tidak saja datang dari warga RT 37, namun ada warga RT lain memberikan bantuannya seperti dari Gang Prima Gang Sankis dan lainnya.

Program Indahnya Berbagi RT 37 sekarang ini telah membuka diri, jadi intinya siapa saja ingin bergabung dan memberikan bantuan seikhlasnya kami persilahkan. Karena Insyah Allah hasil sumbangan dan iuran yang kami kumpulkan benar-benar diberikan kepada yang membutuhkan uluran tangan

“Kami berharap agar dengan adanya bantuan dari para donator bisa digunakan sebaik-baiknya, seperti untuk biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari Syamsu dan Ridho untuk membeli pampers dan makanan”ucap Yulis

Ia mengatakan kedatangannya kesini setelah mengetahui melalui media sosial dan forum jual beli. Dengan informasi media sosial kami jadwalkan keliling mencari alamat, dan kesulitan mencari alamatnya karena tidak ada papan nama.

Dan saat Yulis dan Sumirah memberikan sebuah amplop berisi bantuan, Ridho dengan tangan kakunya dibantu ibunya langsung memasukkanya kedalam sebuah kaleng yang ada disampingnya.

“Dia nabung bu, makanya disampiungnya itu selalu ada, dia mau nabung untuk biaya berobatnya dan untuk beli makanan. Karena dia suka makan ayam bakar dan sate. Kalau Syamsu itu apa adanya dia makan”kata Masudah ibunya(liku1/*)