UPT Pendidikan dan UPT Kesehatan Kongbeng, Bahas Perilaku Anak

0
104
Foto:Kepala.UPT Pendidikan Kongbeng Ismail, S.Pd,dr.Agus Setiawan (Kepala UPT Puskesmas Kongbeng), Pembawa Acara, Husnul Khatimah (Ketua Prorgam Lintas Sektor. (foto:dok/ist)


Liputankutim.com, SANGATTA – UPT Pendidikan dan UPT Puskesmas  Kecamatan Kongbeng menggelar rapat lintas sektor untuk membahas secara serius perilaku anak, bertempat di kantor UPT Pendidikan, pada Kamis,14/02/2019.

Kepala UPT Pendidikan Ismail melalui surat elektroniknya diterima Redaksi Liputankutim.com, jumat 15/02/2019 mengatakan, rapat lintas sektor dihadiri Kepala.UPT Puskesmas Kongbeng dan Staf ,Kepala UPT  Pendidikan Kongbeng dan Staf serta 23 Kepala Sekolah Se Kecamatan Kongbeng.

Menurut Ismail pada kesempatan itu dirinya menyampaikan keadaan dan perkembangan siswa di Kongbeng sudah pada tahap memprihatinkan dengan berbagai penyimpangan-penyimpangan Perilaku

Saya tegaskan menghimbau kepada semua kepala sekolah untuk terus membuat terobosan terobosan yang jitu, membuat program -program sekolah yang melibatkan siswa.

“Para Kepala Sekolah harus melibatkan siswa langsung dengan memberi edukasi tentang bahaya narkoba dan pentingnya hidup sehat”kata Ismail melalui surat elektronik.

Sementara sebelumhya Kepala UPT Puskesmas Kongbeng dr. Agus Setiawan menyampaiakan apresiasi setingginya kepada Kepala UPT Pendidikan Kongbeng yang selama ini sangat mendukung program penerapan belasan dari pogram lintas sektoral UPT Puskesmas kepada semua sekolah di kongbeng yang terdiri dari 11 TK, 12 SD/MI, 6 SMP/MTs, dan 4 SMA/SMK .

“Mustahil kita akan bisa menciptakan siswa yang cerdas kalau tidak sehat. Semua sekolah harus serius untuk menjalin kerja sama dengan pihak lain untuk melaksankan program lintas sektor”kata dr.Agus Setiawan.

Hal sama juga dikatakan Husnul Khotimah Program Lintas Sektoral UPT Puskesmas Kongbeng, program Lintas Sektoral mengalami hambatan sehingga tidak bisa mencapai target pada Sasaran, seperti program pemberian suntikan pada siswa untuk Vaksin Anti Penyakit Rubela.

Hal itu dikarenakan isu media yang sangat mempengaruhi sehingga banyak orang tua yang menyatakan tidak bersedia anaknya di beri vaksin Rubela.

Acara diakhiri dengan penyampaian rencana program  tahun 2019 dengan disingkronkan kepada program yang ada di sekolah masing-masing,serta Penandatangan MOU antara UPT Puskesmas Kongbeng dengan Semua Sekolah yang ada di Kongbeng (*)