Wawancara DR.H. Mahyudin, ST, MM, Tentang Pilkada Kutai Timur 2020. Dorong Adiknya Mahyunadi Untuk Melanjutkan Cita-Cita Membangun Daerah Sejahterakan Masyarakat

0
80
DR.H.Mahyudin,ST,MM (Wakil Ketua DPD RI Periode 2019-2024 (FOTO:Adi Sagaria)

 

Politisi Senior DR.H. Mahyudin,ST,MM, adalah Wakil Ketua MPR RI Peridoe 2014 – 2019 dan Wakil Ketua DPD RI Periode 2019-2024. Secara resmi memberikan pernyataan agar informasi dimasyarakat tidak simpang siur tentang adiknya H. Mahyunadi, SE, M.Si yang akan maju sebagai bakal calon Bupati dan bakal calon wakil bupati Kabupaten Kutai Timur Peridoe 2019-2024. Berikut hasil wawancara dengan Media Online liputankutim.com, di Sangatta, Selasa,15/10/2019.

 

LIPUTANKUTIM.COM- Pak Mahyudin sebagai Wakil bupati Kutai Timur pertama Periode 2000-2004. Sabtu, 12 Oktober 2019 diperingati sebagai hari jadi ke 20. Bagaimana melihat pembangunan setelah 20 tahun.

MAHYUDIN: Saya kira Kutai Timur ini adalah sebuah daerah dengan pertumbuhan baru yang luar biasa. Selama saya jadi bupati penduduknya baru 132.000 jiwa dan DPRD 25 orang dan sekarang DPRD sudah 40 orang. Artinya lonjakan cukup besar migrasi penduduk dari luar ke Kutai Timur.

Kenapa itu terjadi, karena dari sisi lapangan pekerjaan dan ekonomi cukup bagus. Nah, dulu sewaktu saya menjadi wakil bupati pertama kabupaten kutai timur dan bupatinya Pak Awang Faroek Ishak, telah meletakkan pondasi visi dan misi kabupaten kutai timur dengan program Gerakan Daerah Pembangunan Agribisnis dan Agroindustri ( Gerdabangagri).

Melalui Program Gerdabangagri, alhamdulillah sekarang ini banyak masyarakat yang sejahtera menikmati pembangunan besar-pesaran menanam kelapa sawit.
Nah sekarang menurut saya harusnya sudah ditingkatkan dengan agroindustri. Maksudnya produk unggulan kita seperti CPO harusnya sudah dibangun industri di Kutim.
Terlebih lagi Kutai Timur telah ditetapkan Maloy  Sangkulirang sebagai Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK) untuk kawasan ekonomi baru,sehingga itu harus kita mampu untuk menjadi pertumbuhan baru, industri baru sehingga menimbulkan nilai tambah, menciptakan lapangan kerja kesempatan kerja dan memajukan kutai timur.

LIPUTANKUTIM.COM: Kalau melihat hasil pembangunan dalam empat tahun terakhir bagaimana. Apa meningkat dan mana yang perlu dibenahi lagi dan ditingkatkan kedepannya.

MAHYUDIN: Saya kira secara umum sudah bagus, namun yang perlu ditingkatkan adalah soal manajerial. karena terakhir kami dengar bahwa di Kutai Timur terjadi defisit anggaran,sehingga menimbulkan gaji TK2D yang tertunda hingga beberapa bulan dan sebagainya.
Jadi saya kita itu yang harus diperbaiki, karena jika terjadi defisit akan berdampak pada perlambatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tidak signifikan.
Idealnya kita harus meningkatkan pertumbuhan ekonomi tinggi,tingkatkan lapangan kerja, pengangguran harus dikurangi dan itulah pentingnya manajerial yang bagus.

LIPUTANKUTIM.COM: Pak Mahyudin hari ini, Selasa,13 Oktober 2019, ikut mengantarkan adiknya ( Mahyunadi) mengembalikan formulir pendaftaran ke Partai Gerindra sebagai salah satu kontestan untuk maju sebagai Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kutai Timur 2020. Apa alasannya.

MAHYUDIN: Beberapa kali memang pemilihan bupati saya tidak pernah turun, karena saya anggap yang ikut calon merupakan junior-junior saya. Walaupun usia lebih tua dari saya. Tapi kan bagian dari sekitar kita, sehingga saya melihat orangnya berkualitas dan terbukti. Misalnya pak Isran dulu jadi bupati sekarang jadi Gubernur Kaltim.
Sehingga saya melihat apa yang dilakukan sudah cukup bagus jadi tidak pernah ikut berkompetisi. Nah sekarang saya sudah berkecimpung di pusat sebagai wakil Ketua DPD RI setelah sebelumnya menjadi Wakil Ketua MPR RI.
Itulah makanya saya tidak ada keinginan untuk turun kebawah, tetapi saya melihat kutim butuh perhatian yang lebih khusus sebagai rasa cinta saya terhadap Kutai Timur. Sehingga ikut bersama-sama meramaikan Pilkada dengan menawarkan pilihan kepada masyarakat, salah satunya adalah dinda Mahyunadi.
Adinda Mahyunadi memang kita dorong untuk maju, tujuannya bukan untuk bupati saja dan berkuasa, tetapi untuk meneruskan cita-cita kami dengan membangun daerah lebih baik, mensejahterakan rakyat yang lebih adil dan makmur untuk seluruh masyarakat kabupaten kutai timur.
Jadi Insyah Allah adik saya Mahyunadi jika menang akan melakukan manajerial yang terbaik untuk kabupaten ini, bebas dari korupsi dan kolusi tetapi efektif mendorong pertumbuhan ekonomi yang bagus dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Pertumbuhan ekonomi yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat juga semakin baik dimasa mendatang.

LIPUTANKUTIM.COM: Bagaimana dangan Partai Politik sebagai kendaraan menuju Pilkada. Apakah Optimis akan mendapat Rekomendasi?

MAHYUDIN: Adik kami saya dengar telah mendaftar ke beberapa Partai Politik. Tapi nanti memang berproses, tapi biasanya parpol itu ingin ikut yang menang dan tidak mau ikut yang kalah.
Jadi kalau sekarang saya kira yang penting kita penuhi dulu sisi administrasinya, setelah itu kita kerja dan mensosialisasikan kepada masyarakat, agar warga mengetahui bahwa calon kita bukan jual kucing dalam karung.
Kemudian akan ada survey, kalau hasilnya bagus saya kira Parpol akan mendukung kita dinda Mahyunadi untuk menjadi Bupati Kutai Timur di peridoe 2020-2024. Jadi jelas ya, Mahyunadi yang akan maju (liku1/*)