Yan, Anggota DPRD Asal Rantau Panjang Telen: Kutim Berusia 20 Tahun Maju Luar Biasa, Dulu Ke Sangatta Sering Nginap Dihutan, Sekarang 3 Jam Tembus.

0
83
Yan anggota DPRD Dapil Kutim III dari Partai Gerindra, (FOTO: Adi Sagaria)

 

Liputankutim.com, Sangatta – Hari ini, Sabtu 12 Oktober 2019 Kabupaten Timur berusia 20 tahun, sejak berpisah dari Kabupaten Kutai tahun 1999 lalu.

Menurut Yan anggota DPRD Kutai Timur dari Partai Gerindra, selama 20 perjalanan kabupaten kutai Timur, banyak sekali perubahan yang bisa kita saksikan dan bisa nikmati saat ini.

Kalau sekarang ini luar biasa, infrastruktur jalan sejak awal Kutim berdiri kita bisa bermalam ditengah jalan, karena kondisinya rusak parah. Kita dari Sangatta ke Wahau atau Kongeng dan Telen itu luar biasa susahnya.

“Begitu susahnya kita awal pemekaran, dan saat ini kita hanya butuh waktu 3 jam saja sudah tembus. Ini artinya kalau kemajuan yang dicapai Pemerintah dan DPRD Kutim luar biasa”kata Yan yang asal Desa Rantau Panjang Kecamatan Telen,saat berbincang dengan Liputankutim.com, di DPRD, Jumat,11/10/2019.

Yan yang merupakan asli Dayak Kenyah ini meminta masyarakat untuk mendukung program pemerintah dan dprd agar kedepannya kesejahteraan masyarakat semakin baik dan sejahtera.

“Karena kalau kita saling dukung maka pembangunan akan berjalan baik dan kehidupan amkan semakin sejahtera dan damai”katanya.

Ditambahkan, dari sisi kesejahteraan masyarakat juga maju dengan adanya perkebunan kelapa sawit, terutama masyarakat bawah karena banyak menyerap tenaga kerja khususnya masyarakat di pedalaman.

Namun kata dia masih ada yang perlu perhatikan kedepan untuk memberdayakan masyarakat perlu ada koordinasi yang baik khususnya para petani sawit
Karena saat ini tidak terkoordinir sehingga warga yang menjual sawitnya tidak satu tempat dan harganya juga tidak seragam

Jadi saya berharap pemerintah bisa akomodir dan fasilitasi untuk tertibnya terutama calo-calo yang masih memanfaatkan situasi yang amburadul, sehingga merugikan petani kita.

“Harusnya ditertibkan bagaimana cara supaya semua buah bisa diakomodir petani sawit di Desa Rantau Panjang Kecamatan Telen dan umumnya petani sawit Kutim”katanya (liku/1)